CIBINONG – Kabupaten Bogor menargetkan kembali meraih juara umum pada Porprov XV Jawa Barat 2026 sebab itu anggaran yang sudah disiapkan nencapai 40 miliar diluar bonus atlit.Kabupaten Bogor akan menerjunkan 954 atlit dari total 1408 orang termasuk ofisial dari 72 Cabor yang dipertandingkan di Porprov XV Jabar 2026.
Pembukaan Porprov Jabar akan dibuka di Kota Bekasi dan ditutup di Kota Bogor.

Menjelang keberangkatan, kesiapan kontingen diperiksa melalui rapat koordinasi di Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, (12/10/2026).

Pertemuan yang dipimpin Wakil Bupati Bogor Ade Ruhandi itu membahas kondisi atlet, sasaran medali, hingga kebutuhan pertandingan. Seragam, perlengkapan, dan jadwal pengukuhan turut dibahas agar persiapan kontingen segera tuntas.

Ketua KONI Kabupaten Bogor Arif Rochmawan menyebut sejumlah cabang olahraga akan lebih dahulu memberangkatkan atlet. Karena itu, setiap bidang diminta menyampaikan perkembangan persiapan secara terbuka, termasuk kebutuhan yang belum terpenuhi.

“Ini sudah finalisasi kesiapan kita menghadapi Porprov XV. Waktu pelaksanaan tinggal menghitung hari, bahkan pada 26 Oktober nanti beberapa cabang olahraga sudah mulai berangkat, di antaranya futsal dan basket,” tuturnya .

Ia menekankan bahwa ambisi meraih gelar harus diterjemahkan menjadi target terukur. Dukungan pemerintah daerah perlu diikuti kesungguhan atlet, pengurus cabang olahraga, dan seluruh unsur kontingen dalam menyiapkan kebutuhan masing-masing.

“Keinginan kita tentu juara. Namun, untuk menjadi juara, kita tidak cukup hanya bekerja keras, tetapi juga harus mempersiapkan semuanya dengan baik,” tegasnya.

Ade Ruhandi mengapresiasi upaya KONI dan pengurus cabang olahraga dalam menyiapkan atlet. Menurutnya, tekad mengembalikan prestasi Kabupaten Bogor membutuhkan pembinaan berkelanjutan serta kerja sama seluruh pihak yang terlibat.

“Kami mengapresiasi semangat KONI dan seluruh pengurus cabang olahraga dalam mempersiapkan atlet untuk Porprov 2026. Semangatnya luar biasa, yakni ingin merebut kembali gelar juara umum yang pernah diraih Kabupaten Bogor. Ini menjadi ikhtiar bersama yang harus kita dukung dengan kerja keras dan persiapan sebaik mungkin,” ungkapnya.

Dalam rapat tersebut, laporan disampaikan Bidang Pertandingan, Bidang Cabor Perempuan, Bidang Hukum, Bidang Sport Medicine, serta Bidang Humas. Masing-masing memaparkan perkembangan persiapan menjelang pelaksanaan ajang olahraga tingkat provinsi itu.

Hasil koordinasi menjadi dasar penyelesaian kebutuhan teknis kontingen. Pemkab Bogor, DPRD, KONI, dan pengurus cabor berkomitmen memperkuat kesiapan agar para atlet dapat berjuang membawa pulang gelar juara umum.

Warga Kabupaten Bogor sangat berharap menjadi juara umum sebab anggaran yang begitu besar tak menghasilkan perestasi yang bisa dibanggakan .
Naman salah satu warga Kabupaten Bogor mengatakan,” semoga saja anggaran 40 miliar jangan sampai ada yang diselewengkan karena uang tersebut hasil dari pajak rakyat Ksbupaten Bogor ,” tuntasnya.(*/Du)

By admin