Terpidana mantan Ketua Umum PPP Muhammad Rommahurmuziy (tengah) keluar dari Rumah Tahanan (Rutan) K4, di Gedung KPK , Jakarta, Rabu (29/4/2020)). Rommy yang terjerat kasus suap jual beli jabatan di Kementerian Agama (Kemenag) 2019, dinyatakan bebas usai terbit penetapan pembebasan Mahakamah Agung (MA) pasca putusan tingkat banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta memotong hukuman Rommy hanya menjadi satu tahun. ANTARA FOTO/Reno Esnir/foc.
JAKARTA – Wasekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi menyebut bebasnya mantan Ketua Umum PPP, Romahurmuziy (Romy) merupakan keberkahan di bulan suci Ramadan. Sehingga Romi bisa menjalankan ibadah puasa dengan keluarga.
“PPP melihat ini hal yang normal saja dalam proses hukum, tentu itu menjadi berkah ramadan bagi pak Romi bisa berkumpul dengan keluarga,” kata Baidowi , Kamis (30/4/2020).
Ditambahkannya, hingga saat ini pihaknya belum bisa berkomunikasi dengan Romi maupun keluarganya.
“Namun sejauh ini, kami belum bisa komunikasi dengan keluarga pak Romi,” ungkapnya.
Saat ditanya, apakah Rommy akan kembali memimpin partai berlambang kakbah, mengingat kepemimpinan di partai tersebut masih dipimpin oleh pejabat sementara. Awiek sapaan akrab Baidowi belum bisa membahas perihal tersebut.
“Waduh kalau itu masih belum bisa dibicarakan. Karena beliau masih fokus pada proses kasasi yang sedang dihadapi,” tandasnya.(*/Ag)
