JAKARTA – Persib Bandung U-15 keluar sebagai juara Piala Soeratin U-15 2026. Titel juara tersebut didapatkan setelah menaklukkan Bali United dengan skor 3-0 pada partai final di PSSI Training Center, Ibu Kota Nusantara (IKN), Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur,(23/10/2026).

Kemenangan tim berjuluk Maung Ngora atau harimau muda ditentukan oleh dua gol Mahdine Sumanda pada menit ke-21 dan ke-79, serta satu gol Willy Maulana Asmita pada menit ke-41. Hasil tersebut mengantarkan skuad asuhan Usep Munandar meraih gelar juara setelah melewati persaingan sepanjang turnamen.

Persib memulai pertandingan dengan tempo sedang. Bali United juga tampil terbuka dan beberapa kali memberikan ancaman melalui permainan terbuka maupun situasi bola mati.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-21. Gelandang Persib, Azkha Pradipta Valdano, mengirimkan umpan silang yang berhasil diselesaikan Mahdine Sumanda menjadi gol. Persib pun unggul 1-0.

Menjelang turun minum, tepatnya menit ke-41, Persib kembali memperbesar keunggulan. Serangan dari sisi kanan menghasilkan peluang di dalam kotak penalti. Setelah upaya pertama berhasil diblok, Willy Maulana Asmita dengan sigap menyambar bola untuk membawa Maung Ngora unggul 2-0.

Memasuki babak kedua, Persib terus berusaha menambah gol. Namun, Bali United memberikan perlawanan dan sempat mengancam melalui tendangan jarak jauh yang hanya membentur mistar gawang.

Persib akhirnya memperoleh peluang emas pada menit ke-78 setelah penyerang Alfan Rizqi Mutho dijatuhkan di dalam kotak penalti. Wasit pun menunjuk titik putih.

Mahdine yang dipercaya sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya pada menit ke-79. Gol keduanya dalam pertandingan tersebut sekaligus memperlebar keunggulan Persib menjadi 3-0.

Setelah melewati tambahan waktu empat menit, pertandingan berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Persib. Gelar juara Piala Soeratin U-15 2026 pun menjadi milik Maung Ngora.

Pelatih Persib U-15, Usep Munandar, mengungkapkan rasa syukur atas keberhasilan tim asuhannya. Ia mengapresiasi perjuangan para pemain yang mampu menjalankan instruksi dan memberikan kemampuan terbaik sepanjang turnamen.

“Alhamdulillah, dari awal sebelum berangkat ke IKN, kami sudah sepakat ingin melangkah jauh di gelaran ini dan akhirnya, semua pemain bisa membuktikan diri, memberikan yang terbaik, bermain sesuai instruksi dan tampil 100 persen. Karenanya, saya bangga kepada anak-anak,” kata Usep dilansir dari laman resmi klub.

Menurut Usep, keberhasilan tersebut bukan sekadar tentang meraih trofi, melainkan juga menjadi modal penting bagi para pemain untuk terus berkembang dan menjaga konsistensi dalam meniti karier sepak bola. Ia menekankan pentingnya proses pembinaan jangka panjang, semangat, dan komitmen agar para pemain muda mampu mewujudkan impian menjadi pesepak bola profesional.

“Perihal masa depan anak-anak dan semua pihak juga sepakat. Kalau bisa mereka tidak dipecah sampai kita rilis ke tim senior. Butuh konsistensi terutama anak-anak dalam menjalani proses, tetap bergairah dan semangat dalam mengejar mimpi,”jelasnya.(*/Se)

By admin