INDRAMAYU – Ratusan siswa SMAN 1 Tukdana, Kabupaten Indramayu, mengalami gejala keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG). Pihak Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) Kerticala II, selaku penyedia MBG ke sekolah itu, mengaku siap bertanggung jawab.
Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, dalam peristiwa yang terjadi pada Senin (5/10/2026) itu, tercatat ada 143 siswa yang diduga mengalami keracunan. Dari jumlah siswa itu, sebanyak delapan siswa sempat menjalani perawatan di puskesmas, lima dirujuk ke RSUD Indramayu dan 41 siswa menjalani rawat jalan.
Saat ini, dari delapan siswa yang menjalani perawatan di Puskesmas, tujuh di antaranya sudah diperbolehkan pulang. Sedangkan lima siswa yang dirujuk ke RSUD Indramayu, tiga diantaranya sudah membaik dan diperbolehkan pulang.
Para siswa tersebut tiba-tiba mengalami pusing, sakit perut, mual hingga muntah-muntah, usai mengkonsumsi MBG dengan menuk ayam tepung. Mereka pun langsung dilarikan ke sejumlah puskesmas untuk mendapat penanganan medis.
Menanggapi kejadian tersebut, perwakilan dari mitra SPPG Kerticala II, Hakim, mengatakan, pihaknya akan bertanggung jawab terhadap siswa yang mengalami kondisi tersebut. Ia menyatakan, akan mengganti biaya pengobatan siswa yang yang tidak mempunyai asuransi atau BPJS.
“Insya Allah kami bertanggung jawab atas itu. Untuk siswa-siswi yang kemarin berobat dengan biaya pribadi karena tidak memiliki asuransi atau BPJS, kami ganti,” ungkapnya.
Sebagai bentuk itikad baik, ia pun pagi ini mengajak kepala Puskesmas Tukdana untuk bersama-sama berkunjung ke SMA Tukdana. Pihaknya juga ingin mengunjungi siswa-siswa yang mengalami kondisi tersebut.
“Jadi, tujuan kami barangkali masih ada siswa yang masih terdampak kemarin dan tidak bisa masuk sekolah, Insya Allah kami juga akan kunjungi ke rumah siswa-siswa tersebut,” tegas Hakim.
Hingga saat ini, penyebab pasti dugaan keracunan itu masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium terhadap sampel makanan. Sedangkan dapur SPPG Kerticala II, ditutup sementara selama proses pemeriksaan berlangsung.(*/El)
