CIREBON – Sejumlah sekolah di Cirebon yang terdampak keracunan Makan Bergizi Gratis (MGB) pada Selasa (20/10/2026) lalu, belum kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara normal, Kamis (22/10/2026).

Hingga kemarin, jumlah korban keracunan itu sudah mencapai 395 orang, bertambah signifikan dari hari sebelumnya yang masih 270 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 218 orang masih menjalani rawat inap di sejumlah rumah sakit dan puskesmas dan 177 orang menjalani rawat jalan.

Di SDN Taman Kalijaga Permai, para siswa di sekolah tersebut sempat belajar secara online di rumah pada Rabu (21/10/2026). Meski hari ini anak-anak sudah kembali masuk sekolah seperti biasa, namun mereka dipulangkan lebih cepat dari biasanya.

“Hari ini sudah kembali masuk, tapi memang ada penyesuaian jadwal untuk kelas tiga sampai enam,” jelas Kepala SDN Taman Kalijaga Permai, Fauziyah Hayati Fazrin.

Dalam kondisi normal, siswa kelas tiga hingga enam biasa pulang sekitar pukul 13.30 WIB. Namun pada hari ini, mereka dipulangkan pukul 11.00 WIB. Hal itu dikarenakan agar para guru memiliki waktu untuk kembali mendampingi siswa-siswa yang masih dirawat.

Sedangkan KBM untuk siswa kelas satu dan dua tetap berjalan seperti biasa karena setiap hari mereka pulang pukul 11.00 WIB.

Sebelum KBM dimulai, seluruh siswa dikumpulkan di halaman SDN Taman Kalijaga Permai. Mereka menggelar doa bersama untuk kesembuhan teman-teman mereka yang masih terdampak keracunan.

“Kami sangat berharap semoga para siswa yang masih menjalani perawatan segera membaik dan kembali sekolah,” ucap Fauziyah.

Seperti diberitakan, ratusan orang mengalami gejala keracunan usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (20/10/2026). Menu itu dibuat oleh SPPG Kalijaga, Kecamatan Harjamukti, Kota Cirebon.(*/Dang)

By admin