CIBINONG – Sebanyak 11 kampung di Kecamatan Pamijahan dan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, terdampak gempa magnitudo (M) 4,1 yang terjadi kemarin sore. Gempa mengakibatkan 17 rumah rusak dan 52 orang mengungsi.
“Gempa bumi yang terjadi pada Kamis sore sekitar pukul 17.45 WIB mengakibatkan beberapa unit rumah warga mengalami kerusakan yang bervariasi, dan tersebar di beberapa titik lokasi perkampungan di wilayah tersebut,” terang Kasi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bogor Andi Sumardi, Jumat (16/10/2026).

Andi mengatakan 11 kampung terdampak gempa berada di Desa Cibunian, Kecamatan Pamijahan, dan Desa Purasari, Kecamatan Leuwiliang. Berdasarkan data sementara, sebanyak 6 orang di Kampung Muaradua, Desa Cibunian, mengungsi karena rumahnya mengalami kerusakan.

“Berdasarkan hasil kaji cepat, di Kecamatan Pamijahan wilayah terdampak di antaranya di Kampung Muaradua: 3 rumah rusak sedang dan ringan, 12 jiwa terdampak. Kerusakan rumah dominan pada bagian tembok dinding yang mengalami retak hingga hancur, plafon, serta bagian atap,” kata Andi.

“Enam jiwa mengungsi,”sambungnya.

“Masih terdapat 5 kampung yang belum terdata atau di-assessment kaji cepat dikarenakan terkendala kondisi yang sudah larut malam, antara lain Kampung Banarajaya 1 dan 2, Kampung Cikupa, serta Kampung Cisalak 1 dan 2,” imbuhnya.

Sedangkan di Desa Purasari Kecamatan Leuwiliang, sebanyak 14 rumah di 5 kampung mengalami kerusakan imbas gempa. Sebanyak 46 orang mengungsi karena rumahnya tidak bisa dihuni dan sebagian karena trauma.

“Total mengungsi 14 KK (kepala keluarga) atau 46 jiwa. Tidak semua warga yang mengungsi karena rumahnya terdampak gempa. Ada beberapa warga mengungsi karena trauma, dikarenakan masih ada gempa susulan,” kata Andi.

“Untuk saat ini beberapa warga sudah mengungsi di tenda sementara dan rumah saudara di alamat yang sama,”paparnya.(*/End)

By admin