PEKALONGAN – Gunungan sampah di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Degayu yang berada didekat Pantai Slamaran, Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, terbakar, Minggu 1 November 2026 siang.
Kebakaran di kawasan TPA Degayu tersebut menjadi perhatian karena tumpukan sampah yang menggunung berpotensi menyulitkan proses pemadaman apabila api merambat ke bagian lainnya.
Petugas terkait berjibaku melakukan penanganan untuk mencegah api meluas serta memastikan kondisi di sekitar lokasi tetap aman. Penyebab kebakaran sendiri belum diketahui pasti, luas area yang terbakar, serta proses penanganan di lokasi masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut.
Kebakaran tersebut sempat membuat kepulan asap hitam membumbung dari area tumpukan sampah. Sejumlah petugas gabungan langsung diterjunkan untuk melakukan pemadaman agar api tidak semakin meluas.
Camat Pekalongan Utara, Mohamad Ainur Rofiq yang tiba dilokasi, mengatakan api sempat berhasil dipadamkan. Namun, proses penanganan belum sepenuhnya selesai karena masih ditemukan titik panas di bagian bawah tumpukan sampah.
“Saat ini kondisi TPA memang terbakar. Cuma berhasil dipadamkan walaupun belum tuntas. Dari pihak pemadam kebakaran, baik dari badan penanggulangan bencana maupun relawan-relawan kebakaran lainnya terus berusaha agar api tidak terus membesar dan padam dengan tuntas,” kata Ainur Rofiq, ditemui di lokasi, Minggu 1 November 2026 siang.
Menurutnya, proses pemadaman menghadapi kendala karena kondisi medan berupa tumpukan sampah yang cukup tinggi. Hal itu membuat petugas dan peralatan pemadam tidak mudah menjangkau titik api. Selain itu, api yang terlihat sudah padam ternyata masih menyisakan panas di bagian dalam timbunan sampah. Kondisi tersebut berpotensi memunculkan kembali titik api.
“Memang medannya medan sampah. Sehingga keterjangkauan alat pemadam ini yang perlu diperhatikan. Kemudian kadang kala ketika api padam, bawahnya ini masih ada panasnya, sehingga belum padam secara sempurna,”ungkapnya.
Pihaknya mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran tersebut. Pihak kecamatan akan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menelusuri awal mula munculnya api.
Sementara itu, sejumlah unsur diterjunkan dalam penanganan kebakaran, di antaranya petugas BPBD, Damkar Kota Pekalongan, Damkar Batang, serta kendaraan water cannon milik kepolisian.(*/To)
