Skip to content
8 May 2026
  • Daftar Nomor Telepon Penting Wilayah Bogor
  • Redaksi
  • Yop Poll Archive
cropped-cropped-jurnalmetro.jpg

cropped-KIP-pusat3.png
Primary Menu
  • Home
  • Nusantara
    • Banten
    • Berita Daerah
  • Metro Jabodetabek
  • Ekonomi dan Bisnis
    • Advertorial
  • Pendidikan
    • Kesehatan
  • Olahraga
    • LIFE STYLE
      • Catatan ksusus
      • Infotainment
      • Surat-Pembaca
        • Redaksi
      • Tokoh
    • Sepak Bola
    • Tinju
    • Dan Lain-Lain
  • Hukum dan Kriminal
  • Politik dan Keamanan
Light/Dark Button
Subscribe
  • Home
  • Metro Jabodetabek
  • PERHUTANI KOMERSILKAN KAWASAN KONSERVASI, HUTAN CURUG PUTRI KENCANA KIAN RUSAK
  • Metro Jabodetabek
  • Metro Jabodetabek

PERHUTANI KOMERSILKAN KAWASAN KONSERVASI, HUTAN CURUG PUTRI KENCANA KIAN RUSAK

admin 19 April 2026 2 minutes read
aat

CIBINONG – Lemahnya fungsi pengawasan dan minimnya sosialisasi memperparah ancaman kerusakan alam di kawasan wisata. Aktivis lingkungan hidup Bogor, Sabilillah, menilai keberadaan obyek wisata alam justru disalahartikan menjadi ajang “ngobyek” oleh oknum tak bertanggung jawab.

Sejumlah obyek wisata alam di Kabupaten Bogor. Kawasan yang semula digagas untuk meningkatkan status konservasi dan menjaga kelestarian lingkungan kini mengalami kerusakan masif.

Mudahnya proses perizinan disebut sebagai biang keladi menurunnya kualitas kawasan konservasi. Resort, restoran, vila, hingga berbagai aktivitas komersial menjamur di sekitar kawasan, menggerus fungsi ekologis yang seharusnya dijaga.

Pengawasan yang lemah membuka celah eksploitasi. Eduwisata yang seharusnya menjadi pendekatan utama kini ditinggalkan. Wisatawan tidak lagi diarahkan pada prinsip pendidikan lingkungan, melainkan dibiarkan menikmati hiburan tanpa peduli dampak.

“Jeep offroad maupun motor trail bebas menerabas hutan, menimbulkan kebisingan dan gas buang yang merusak flora-fauna. Pertanyaannya, ngapain aja petugas yang setiap pekan wara-wiri di kawasan tersebut?” tegas Sabilillah, anggota Humas Aktivis Gedepahala di bawah naungan FK3I yang berafiliasi dengan WALHI Jawa Barat,” Minggu (19/4/2026).

Ia menambahkan, regulasi yang ada tidak dijalankan secara amanah. “Akibatnya, pemanfaatan potensi wisata alam tidak lagi mengedepankan kelestarian konservasi dan manfaat bagi masyarakat luas,” tegasnya. Salah satu wisatawan di Curug Putri kencana mengaku tidak mendapat informasi eduwisata dari pengelola maupun petugas. Ia juga miris melihat bertambahnya bangunan vila diseputar obyek wisata. “Sekarang sudah tidak asri lagi tidak seperti dulu,” keluh wisatawan.(*/Bu)

About the Author

admin

Administrator

View All Posts

Post navigation

Previous: DIDUGA KERACUNAN MBG, LEBIH DARI 50 SANTRI DIRAWAT DI RUMAH SAKIT
Next: IRAWANSYAH AKAN GUGAT PN CIBINONG TERKAIT SELEKSI MEDIATOR NON HAKIM PN CIBINONG CACAT HUKUM

Related Stories

aai
  • Metro Jabodetabek
  • Metro Jabodetabek

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

admin 24 April 2026
AAA
  • Metro Jabodetabek
  • Metro Jabodetabek

ANTUSIASME TINGGI, MENAKER AJUKAN TAMBAHAN TAMBAHAN 150 RIBU KUOTA MAGANG NASIONAL 2026

admin 11 April 2026
bet
  • Metro Jabodetabek
  • Metro Jabodetabek

LEBARAN BETAWI, HANTARAN TRADISI SIMBOL HARMONI BUDAYA SARAT MAKNA

admin 11 April 2026

You May Have Missed

amp
  • Ekonomi dan Bisnis
  • Ekonomi dan bisnis

LAMPUNG KINI JADI EPISETRUM EKONOMI BARU SUMATERA

admin 24 April 2026
aji
  • Hukum dan Kriminal
  • Hukum dan Kriminal

CEGAH KE LUAR NEGERI, KPK PASTIKAN TERSANGKA BARU KASUS KUOTA HAJI

admin 24 April 2026
aai
  • Metro Jabodetabek
  • Metro Jabodetabek

STRATEGI TIRTA KAHURIPAN MENINGKATKAN SUPLAI AIR DI TARIKOLOT

admin 24 April 2026
acs
  • Politik dan Keamanan
  • Politik dan keamanan

KH ACHMAD YAUDIN SOGIR DINILAI LAYAK DAN SIAP NAHKODAI PKB KABUPATEN BOGOR

admin 21 April 2026
Copyright © 2026 All rights reserved. | ReviewNews by AF themes.