Monday, May 21st

Last update09:45:21 AM GMT

Profesionalisme Citybank di ragukan

E-mail Print PDF

Sudah beberapa tahun saya menjadi nasabah dari Citibank Pluit Village (ex Mega Mall), tetapi tetap saja masih bisa di tipu dengan tampilan dari semua marketing (biasanya disebut Relationship Manager/RM) dan Citibank. Saya pikir semua marketing keliatannya paham semua produk sehingga berani menawarkan, tetapi ternyata asal cuap dan asal menawarkan, dimana marketing citibank sendiri tidak paham akan produknya.

Ceritanya saya sudah lama membeli reksa dana dari citibank, dengan penjelasan yang saya pikir, harusnya marketing citibank lebih tahu dari saya, karena jelas-jelas mereka kerja di bank, dan sudah di training oleh Citibank. ternyata dari awal penjelasan penjualan reksadana, yang terkait dengan harga, ternyata semua salah dijelaskan. tetapi balik lagi, bukan marketing kalau tidak bisa membalikkan fakta dengan gampangnya, sehingga bisa lari dari tanggung jawabnya. Dimana intinya, saya rugi beberapa juta, dikarenakan salah penjelasan pada saat mau refund reksa dana. (dan saya pikir, saya juga ada rugi beberapa juta dikarenakan salah penjelasan sistem switching)

Tanggal 14 Desember 2012, saat itu saya mencoba menukar kembali reksa dana, dikarenakan saya pikir sudah dapat harga yang baik, dan saat itu pula saya mencoba klarifikasi mengenai sistem refund, dan berapa harga yang saya dapat. Dan saat itu pula, oleh RM Citibank, saya minta tulis kan di form refund nya. Saat itu saya pikir oke, sesuai dengan form itu yang saya pegang totalnya. dan seperti biasanya proses refund berjalan beberapa hari dan masuk ke rekening citibank saya, dan saya pun tidak mengecek.

Tetapi alangkah kecewanya, pada saat saya menerima surat resmi penjualan reksa dana saya, ternyata harga yang saya dapat berbeda. Sehingga total uang yang saya dapat berbeda dari jumlah yang seharusnya sudah tertulis di form saya. Pada saat itu juga saya coba klarifikasi dengan Relationship manager Citibank yang menangani saya. Tetapi RM Citibank tersebut mangkir dengan mencoba memojokkan saya. Seakan-akan saya tidak ngerti sistem reksadana. sebagai info, saya baru pertama kali main reksadana, dan lagi pula saya sebagai nasabah, dimana saya pikir harusnya Marketing bank lebih tau dari saya, bila saya lebih tahu dari marketing bank. Mungkin sudah sepantasnya saya yang kerja di bank, betul?

Karena saya tidak paham, makanya saya jadi nasabah dan minta penjelasan dan klarifikasi dari marketing yang menjelaskan. dan dari RM citibank sendiri pun sudah yakin, makanya berani menuliskan total nya di form refund nya. Besok harinya langsung saya ke citibank Pluit village, dan hanya bertemu dengan atasannya, dan hanya kata "maaf" yang terlampir, dimana marketing tersebut tidak berani bertatap muka dengan saya. dan sekali lagi, cuma banyak kata "maaf" yang diucapkkan oleh atasan Relationship manager ini. Tidak ada itikat sama sekali untuk ber tanggung jawab atas kesalahan citibank dan RMnya. Padahal saya sudah membawa bukti form yang sudah ditulisin harga dan total dari refund saya.

Himbauan saja untuk nasabah Bank citibank dan bank lain, marketing dan bank selalu mengganggap nasabah bodoh, dikarenakan nasabah akan selalu mendengarkan kata marketing dan selalu tidak "enak hati" dan selalu tidak mau ambil pusing bila ada kesalahan dari marketing dan Bank. Maka dari itu, berapa banyak orang tertipu dengan bank. Coba ambil contoh, bila nasabah ada salah data atau kurang transferan uang ke bank, apakah cukup dengan kata "maaf" ? Dan semua bisa dilupakan?  Tentu tidak.

David Hadyanto

Add comment


Security code
Refresh