Monday, May 21st

Last update09:45:21 AM GMT

Ragam

Sejak Kecil Yulia Rahman Bercita-cita Ingin Jadi Guru

E-mail Print PDF

JAKARTA   -   Artis dan juga presenter dan kini sedang sibuk dengan dunia tarik suara, Yulia Rahman ternyata mempunyai cita-cita yang belum terealisasikan sejak kecil.

"Dulu aku pengen banget jadi guru TK (Taman Kanak-kanak)," katanya kepada wartawan, kemarin.

Dewi Persik Akan Pakai Kostum Lady Gaga Saat Nonton Konsernya

E-mail Print PDF

JAKARTA   -   Rencana konser Lady Gaga di Indonesia yang akan digelar di Jakarta hingga kini masih menjadi perdebatan beberapa pihak. Hingga kini terwujudnya atau tidak konser tersebut masih menjadi tanda tanya bagi para fansnya yang ada di Indonesia.

Meski demikian, diam-diam penyanyi sekaligus pemain film Dewi Persik mengaku sudah menyiapkan kostum untuk menonton konser tersebut.

Merry Putrian Menanggapinya Dengan Santai Mengenai Beredarnya Video Porno Mirip Dirinya

E-mail Print PDF

JAKARTA    -   Artis sinetron dan juga presenter Merry putrian tidak mau ambil pusing tentang pemberitaan mengenai video porno yang beredar mirip dirinya. Ia tidak menghindari publik tentang pemberitaan tersebut dan juga tetap santai, dan terus melanjutkan kesibukannya syuting sinetron.

"Enggak menghindar, dia santai saja, lagi syuting sinetron," kata Budi, manajer Merry, saat dihubungi wartawan, Senin (14/5/2012).

Novita Angie Tidak Suka ke Diskotek

E-mail Print PDF

JAKARTA    -     Tidak semua kehidupan  selebriti identik dengan gaya hidup mewah, glamour, bahkan kehidupan malam. Kehidupan tersebut tak terdapat pada seorang Novita Angie. Ia memilih gaya hidup yang berbeda. Angie  tidak suka ke diskotek, merokok dan minuman yang  beralkohol.

Sejak remaja Angie anak yang penurut dengan kata-kata orang tuanya, kebiasaan yang diterapkan ibunya yang tidak memperbolehkannya ke diskotek.

"Ibu saya galak, nggak bolehin ke disko," katanya kepada wartawan, kemarin.

Menurut Novita, kalau ke diskotek ia tidak bisa ngobrol-ngobrol sambil nongkrong dengan teman-temannya. karena kerasnya musik saat berada dalam diskotek.

Nasabah mulai tidak nyaman menggunakan Kartu Kredit ANZ

E-mail Print PDF

Saya telah lama menjadi pelanggan kartu kredit ANZ. Namun setelah seringnya kesalahan akhirnya saya gerah juga. Sejak Februari 2012 saya mengajukan pembayaran angsuran (6x). Namun lebih dari 2-bulan laporan serta proses tersebut belum selesai entah saking lambaannya atau tidak perduli dengan nasabah? Sebulan setelahnya (Maret) saya terima tagihan, ternyata selama sebulan laporan masih belum selesai dan saya diminta membayar tagihan minimum.

Rupanya ini jebakan, saya tidak habis pikir setelah saya bayar limit memang tidak bertambah akan tetapi kartu kredit ini memang saya pakai untuk pembayaran transaksi lain yang saya percayakan kepada ANZ. Akhirnya saya terkena overlimit. Dan kena denda Rp 75ribu. Hingga sebulan lebih kemudian saya terima lagi tagihan dan rupanya proses pengajuan angsuran masih belum selesai. Sementara, saya baru sadar bahwa sebelumnya overlimit merupakan "akibat" saya melakukan pembayaran minimum. Jadi apa gunanya kartu kredit bila tidak dapat dipakai, mungkin lebih baik dibuang saja? Lucunya, kita sebagai nasabah terkena overlimit saat belanja disebabkan anjuran pembayaran minimum.

Namun saat transaksi pembayaran tagihan rumah (Telepon), tidak dibayar karena overlimit. Pertanyaan saya, apakah nasabah nyaman dan aman menggunakan kartu kredit ANZ? Lebih baik sudahi saja lah, bukannya saya tidak punya uang tetapi janji fasilitas ANZ sangat menjebak dan omong kosong saja. Kalau kasus "Pencurian Pulsa" karena penipuan pelanggan dan wakil direktur Operator menjadi tersangka padahal BUMN, bagaimana dengan penipuan nasabah oleh Bank Asing yakni ANZ ya?

Gading T.S,

Page 1 of 37

  • «
  •  Start 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »