Monday, May 21st

Last update09:45:21 AM GMT

Ditemukan PPATK Satu Rekening Gemuk di KPK

E-mail Print PDF

JAKARTA   - Hal ini terungkap mana kala rapat kerja dengan komisi III DPR karena itu di laporan PPATK (Pusat Pelaporan Analisis dan Transaksi Keuangan) tentang rekening gendut PNS (pegawai negeri sipil) di berbagai kementerian, juga ditemukan satu hasil analisis transaksi tak wajar di KPK.

Ketua PPATK Muhammad Yusuf juga menemukan transaksi mencurigakan di Polri, kejaksaan, hakim, dan legislatif.

"Hasil analisis PPATK klasifikasi berdasarkan profil terlapor sampai dengan Januari 2012 ditemukan PNS 707 hasil laporan, di bawah usia 45 tahun terdapat 233 hasil analisis, di atas 45 tahun 474 hasil analisis, Polri 89 hasil analisis, jaksa 12 hasil analisis, hakim 17 hasil analisis, KPK 1 hasil analisis, dan legislatif 65 hasil analisis," kata Yusuf saat rapat kerja bersama Komisi III DPR, Senin (20/2).

Hingga Januari 2012, PPATK sudah menyerahkan sebanyak 1.890 laporan hasil analisis ke institusi penegak hukum untuk ditindaklanjuti lebih lanjut. Sebanyak 1.478 laporan di antaranya merupakan langkah proaktif dari PPATK dan 412 laporan permintaan penyidik.

Adanya temuan tersebut membuat beberapa anggota Komisi III DPR mempertanyakan identitas pemilik rekening yang mencurigakan di jajaran KPK, jaksa, Polri, serta legislatif.

Anggota Komisi III DPR Sarifuddin Sudding dan Bambang Soesatyo meminta data berupa nama-nama pemilik rekening tersebut.

"Kami perlu penjelasan. KPK diduga melakukan transaksi mencurigakan. Kalau tidak sebut nama kami enggak tahu apakah di level pimpinan, penyidik, atau staf. Kami perlu tahu itu," kata Bambang. (Adyt)

Add comment


Security code
Refresh