Monday, May 21st

Last update09:45:21 AM GMT

Gerindra Yakin Rakyat Mempercayai Ketokohan Prabowo

E-mail Print PDF

 

JAKARTA - Hasil survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) baru-baru lalu, menunjukkan Partai Gerindra di posisi ke-4 jika pemilu dilakukan saat ini. Tak pelak, kubu Gerindra pun menyambut gembira hasil survei itu dan mengklaim bahwa itu menunjukkan rakyat semakin percaya pada figur sang pendiri Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai sosok yang tegas dan mampu memimpin Bangsa Indonesia.

"Survei menunjukkan meningkatnya kepercayaan rakyat terhadap figur Ketua Dewan Pembina Prabowo Subianto," ujar Ketua Fraksi Gerindra di MPR, MartiHutabarat, kepada wartawan di Jakarta, Senin (20/2/2012). Menurut Martin, Prabowo dianggap sebagai pemimpin yang memiliki ketegasan dan tidak ragu-ragu dalam mengambil keputusan.


Selain itu, konsolidasi Gerindra sudah meningkat seiring kepengurusan yang sudah terbentuk sampai ke ranting. Fraksi Gerindra di DPR, lanjut Martin, juga semakin disorot publik karena tegas melawan praktek korupsi. Gerindra juga memberi contoh melarang anggota-anggotanya studi banding atau melakukan kunjungan ke luar negeri.

Karena sikap Gerindra yang tegas itu, maka diperkirakan elektabilitas Gerindra semakin melesat. "Diperkirakan elektabilitas Gerindra ke depan akan semakin melesat untuk menjadi salah satu dari 4 partai terbesar pada Pemilu 2014 yang akan datang," imbuh dia.

Sementara itu, elite Partai Golkar mengaku gembira atas hasil survei LSI yang menempatkan partainya Orde Baru itu sebagai partai politik dengan elektabilitas tertinggi saat ini. Menurut Sekretaris Tim Bidang Bidang Politik DPP Partai Golkar, Agun Gunanjar, hasil ini berkat kerja keras kader partainya.

"Golkar merasa bersyukur, karena memang sudah dari Munas yang lalu kita tidak pernah berhenti bekerja menjadikan Golkar sebagai partai yang maju, modern, dan akademis," kata Agun saat berbincang dengan wartawan, Minggu (19/2/2012) malam. Agun menilai hasil ini merupakan respon positif masyarakat terhadap konsistensi partainya dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

Selain itu, ia menambahkan, partainya selalu menghindari konflik dengan partai lain. "Golkar menghindari untuk menyerang institusi partai, dan memilih lebih fokus pada kepentingan nasional," tutur Agun seraya menambahkan bahwa hasil survei ini akan membawa dampak baik bagi popularitas Aburizal Bakrie. "Partai baik, ketua umum juga baik," jelasnya.

Berdasarkan hasil survei LSI, Partai Golkar mendapatkan persentase elektabilitas 15,5 persen. Hasil tersebut mengungguli Partai Demokrat yang hanya 13,7 persen, diikuti PDIP 13,6 persen, Gerindra 4,9 persen, PPP 4,9 persen, PKB 4,6 persen, PAN 4,1 persen, PKS 3,7 persen, Hanura 1,2 persen. (DAV)

 

Add comment


Security code
Refresh